Pada suatu
ketika, seorang laki-laki shalih tengah berjalan bersama sahabatnya. Ditengah
perjalanan, ia melihat seorang pemuda yang tidur diatas tanah dengan
berkasurkan dan berbantalkan debu, sementara dia selalu merintih. Ia pun
berkata kepada sahabatnya, “Mari kita singgah sebentar kepada orang yang sakit
ini.”
Sahabatnya berkata, “Dia bukanlah
orang sakit, secara batin dia termasuk muhibbin (para pecinta Allah).”
Kemudian ia datang menghampirinya,
ia menemuinya dalam keadaan memakai baju kasar bulu kambing yang sudah using
dan ia mendengarnya berkata, “Sungguh anehlah orang-orang yang sudah sampai
mengenal-Mu dan merasakan manisnya mencintai-Mu. Bagaimana mungkin ia akan
terputus dari pengabdian kepada-Mu?”