Allah mengutusnya (Muhammad SAW) dengan cahaya yang
memancar, suatu bukti yang jelas, suatu jalan yang terbuka, dan sebuah kitab
(pedoman) yang membimbing. Keluarganya adalah keluarga yang terbaik dan pohon
silsilahnya adalah pohon yang terbaik, yang cabang-cabangnya berada dalam
perbandingan yang b aik serta buahnya banyak bergelantungan. Tempat lahir
beliau adalah Mekah dan tempat hijrah beliau adalah Madinah- di mana nama
beliau naik tinggi dan suara beliau tersebar dan luas. Allah mengutusnya dengan
suatu argumen yang cukup, nasihat yang meyakinkan, dan suatu ajakan yang
meluruskan. Melalui beliau, Allah mengungkapkan jalan-jalan yang absurd dan
menghancurkan bid’ah-bid’ah yang telah dikenalkan.
Home
artikel
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Dalam semua kegiatan atau
aktivitas termasuk dalam bekerja mesti harus bersungguh-sungguh atau
professional, atau dalam bahasa agama disebut dengan itqan. Demikian juga dalam
beribadah harus pula dilakukan dengan sungguh-sungguh (itqan), dalam
sholat harus dilakukan dengan khusyu’. Bila segala sesuatu dilakukan dengan
sungguh-sungguh, maka hasilnya akan maksimal atau optimal, dan akan mendapatkan
penilaian yang baik dari atasan atau Yang Maha Kuasa.
Dasar-dasar
ibadah dan Beramal
Ada satu dialog antara sahabat
Mu’adz bin Jabal dengan Rasulullah saw. Rasulullah saw. berkata, “Maukah aku
tunjukkan kepadamu pintu-pintu kebaikan?”Mu’adz berkata, “Tentu”. Beliau
bersabda, “Puasa adalah perisai,
Catatan Dr. Aidh Al Qarni
Setelah Yusuf A.S. berhasil meraih kekuasaan, menyaksikan bukti mimpinya, berkumpul kembali bersama keluarganya dan menduduki jabatan yang tinggi dalam pemerintahan, ia tidak lupa untuk menyatakan keinginan dan cita-citanya yang teramat mulia. Ia berdoa kepada Allah SWT,
“Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.” (QS. Yusuf: 101)
Sungguh sebuah keinginan yang sangat mulia yang didambakan oleh seorang yang berakal cerdas, sebuah harapan yang teramat luhur yang diinginkan oleh seorang hamba yang saleh dan sadar.
Dalam Alquran, kata al-haq merujuk kepada dua hal. Pertama
sebagai salah satu asma Allah, yang bermakna Yang Mahabenar. Dan, kedua, kata
tersebut memiliki arti yang sama dengan al-shidq
atau al-sowab yang bermakna ‘yang
benar’, dan memiliki lawan kata al-bathil
(yang salah).
Allah sebagai Yang Mahabenar
meneguhkan, Dia adalah Kebenaran Mutlak. Allah Mahabenar berarti Dia tidak akan
pernah salah. Maka, segala yang difirmankan adalah kebenaran. Semua yang
diciptakan adalah kesahihan dan kemanfaatan, bukan kesia-siaan. Dialah
Mahabenar, yang menghidupkan segala yang mati dan berkuasa atas segala sesuatu
(QS al-Hajj: 6).
Suatu malam, seorang pencuri menyelinap ke rumah
Malik bin Dinar rha. Sayangnya, ia tidak mendapatkan apa-apa untuk dicuri.
Sementara itu, Malik sedang shalat malam dan mengetahui kehadiran pencuri
tersebut. Malik mempersingkat shalatnya. Setelah salam, beliau menyambangi
pencuri tersebut dan berkata,
“Wahai
saudaraku, semoga Allah membimbingmu untuk bertaubat. Kamu memasuki rumahku
namun tidak mendapatkan sesuatu untuk diambil, dan saya tidak ingin Anda keluar
tanpa membawa faedah apa-apa.”
Istilah kafir dalam islam telah jelas maknanya,
secara ringkas adalah pembatal keimanan. Walaupun ada makna lain misalnya kufur
nikmat yang merupakan lawan kata syukur. Bila dikaitkan dengan agama lain
tentunya makna kafir adalah yang membatalkan keimanan seseorang.
Agama selain islam juga
menggunakan istilah kafir kepada orang yang tidak menganut agamanya. Lalu
bagaimana seharusnya orang islam memandang orang-orang yahudi dan nashrani?
Bolehkah kita mengkafirkan mereka?
Artinya,
ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda. Karena Dia telah
melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya
kamu tidak akan sanggup menghitungnya.}
(QS. Ibrahim: 34)
Kesehatan
badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam
hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki dunia, tetapi tidak pernah
menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi tak pernah mengetahuinya.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)